| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Balok Baja dipandang sebagai elemen struktur dasar yang sebagian besar memikul beban dalam bentuk lentur penting. Biasanya balok membawa gaya gravitasi vertikal tetapi pada saat yang sama cocok untuk memikul beban horizontal pada umumnya jika terjadi gempa bumi. Mekanisme memikul beban pada suatu balok sangat luar biasa, mirip dengan beban yang dipikul oleh balok yang dipindahkan ke dinding, kolom atau penyangga yang kemudian memindahkan gaya ke komponen struktur tekan yang berdekatan.
Balok baja merupakan elemen struktur yang pada dasarnya melawan beban yang diterapkan sepanjang sisi sumbu balok. Metode pengalihannya pada dasarnya adalah dengan memutar. Beban yang diberikan pada balok menimbulkan gaya respon pada titik tumpu balok. Efek keseluruhan dari sejumlah besar gaya yang bekerja pada balok adalah menciptakan gaya geser dan momen lentur di dalam balok, yang pada gilirannya menyebabkan defleksi balok, tegangan internal, dan regangan. Balok digambarkan berdasarkan cara penopangnya, profil (bentuk penampang), material, kondisi kesetimbangan dan panjang material balok baja. Balok Baja juga merupakan deskripsi komponen perancangan struktur, namun struktur apa pun seperti rangka mesin, rangka mobil otomotif, komponen pesawat terbang, dan kerangka mekanis atau dasar lainnya mengandung struktur balok yang dirancang untuk memikul beban lateral dianalisis dengan cara yang sama.
Nilai |
Q195, Q215, Q235, Q345, 16Mn, ASTMA36, ASTMA572, SS400, SS490, A36, S235JR, S355JR, ST37, ST52, dll. |
Standar |
AISI ASTM BS DIN GB JIS EN |
Ketebalan Flensa |
4.5-35mm |
Lebar Flensa |
100-1000mm |
Ketebalan Jaring |
4.5-70mm |
Panjang |
5,8m, 6m, 9m, 11,8m, 12m atau sesuai kebutuhan Anda |
Permukaan |
Berlubang/ Galvanis/ Hitam/ Cat Cerah/ Dipoles/ Menjadi halus (Dikupas)/ Kuas/ Gilingan/ Acar |
Teknik |
Hot Rolled dan Pengelasan Frekuensi Tinggi |
Aplikasi |
1. Struktur industri braket bantalan struktur baja |
KLASIFIKASI BALOK BERDASARKAN BAGIAN LINTAS
Balok-I: Balok-I disebut juga balok-H balok-w (untuk flensa lebar), balok universal (UB), balok baja canai (RSJ) adalah balok dengan penampang berbentuk I atau H. Komponen horizontal I adalah flensa, dan komponen vertikal adalah badan. Balok-I biasanya terbuat dari baja dasar dan digunakan dalam konstruksi dan bangunan struktural.
Balok T: Balok T atau balok tee, yang digunakan dalam struktur konstruksi, adalah struktur penahan beban yang terbuat dari bahan padat, kayu atau logam yang diperkuat, dengan luas penampang berbentuk T. Titik tertinggi dari ruas melintang berbentuk T berfungsi sebagai flensa atau bagian tekan dalam menahan tegangan tekan. Badan (penampang vertikal) balok baja di bawah sayap tekan berfungsi untuk menahan tekanan geser dan memberikan pemisahan yang lebih jelas untuk gaya-gaya lentur yang digabungkan.
H-Beam: Ini biasanya lebih berat dan lebih panjang dari I-beam. Mereka memiliki flensa yang lebih panjang. Biasanya, istilah ini digunakan sebaliknya pada balok-I, sehingga hal ini terkadang membingungkan. Balok-H memiliki jaringan dan flensa yang pada umumnya memiliki ketebalan yang sama.
KEUNGGULAN BALOK BAJA
KLASIFIKASI BALOK BERDASARKAN DUKUNGAN
Tetap: Balok ditopang atau ditegakkan pada kedua ujung dan dikendalikan dari belokan.
Over Hang: Balok sederhana yang direntangkan melewati bantuannya ke satu sisi.
Double Overhanging: Balok dasar yang kedua ujungnya memanjang melebihi tumpuannya pada kedua permukaannya.
Kontinyu: Sinar yang menjangkau beberapa lapisan belakang.
Kantilever: Balok proyeksi yang dipasang dengan jelas pada satu sisi.
Trussed: Balok yang diperkuat dengan menambahkan link atau bar untuk membingkai rangka.